Selasa, 19 Juli 2011

5 Bukti pendukung bahwa Allah Swt menjamin Rejeki setiap Makhluk Nya .


Bagaimana kabar saudara-saudaraku sekalian ?? lebih dan lebih baik !!! Luar Biasa !!! . Semoga kita semua selalu dalam keadaan terbaik termasuk bisa menjalani hidup ini dengan sebaik mungkin . Seperti yang kita ketahui selama ini bahwa semua makhluk atau lebih khususnya manusia diharuskan untuk bekerja keras untuk bertahan hidup , apalagi dengan kondisi sekarang ini yang makin menunjukkan persaingan dalam kehidupan masyarakat . Termasuk dalam persaingan untuk mendapatkan keuntungan yang besar dari setiap usaha yang kita kerjakan . Bahkan persaingan itu bisa masuk dalam ranah politik . Hanya untuk mendapatkan Keuntungan(Rejeki) . Padahal sebetulnya Allah Swt (Tuhan Yang Maha Kuasa ) telah menjamin dan membagi-bagi rejekinya khusunya dalam bentuk materi (Harta) , ada 4 bukti pendukung :

1. Beda Lahan Pekerjaan : Masyarakat kita ada yang bekerja sebagai pedagang , petani ,karyawan di perusahaan , direktur , pengusaha, guru dan masih banyak lagi . Aneka profesi dimiliki oleh masyarakat dan jika kita kaitkan dengan mencari rejeki pastinya berbeda rejeki yang akan didapat termasuk dalam hal jumlah . Tapi itu sudah bisa menunjukkan bahwa Allah Swt memang telah membagi-bagi rejeki dari setiap manusia . Termasuk rejeki yang akan didapat setiap harinya . Perbedaan pekerjaan itu semakin menguatkan sebetulnya Allah Swt itu menjamin rejeki setiap manusia meskipun banyak perbedaan jenis pekerjaan yang dijalani oleh manusia tetapi Allah Swt telah menetapkan rejeki yang akan didapat , sehingga tidak perlu harus menjalani sebuah pekerjaan yang sama jika ingin mendapat keuntungan yang besar , comtohya banyak orang yang berfikiran bahwa menjadi direktur di sebuah perusahaan akan mendapat keuntungan yang lebih besar padahal sebetulnya tidak benar bisa jadi menjadi pedagang akan lebih "kaya" yang berlipat-lipat . Apapun pekerjaannya pasti Allah Swt telah menjamin rejekinya entah itu dalam kuantitas yang besar atau sedikit .

2.Berbeda Rejeki : Rejeki yang kita dapat setiap hari diantara kita tidaklah sama , tetapi karena perbedaan itu semakin menunjukkan bahwa Allah Swt memiliki banyak cara untuk memberikan jaminan rejeki kepada setiap manusia . Allah Swt tahu ukuran dari rejeki yang kita butuhkan setiap harinya maka dari itu mengapa Allah Swt memberikan rejeki yang berbeda kepada setiap manusia dengan jumlah yang tidak sama .

3.Cara kerja : keuntungan yang besar bisa jadi adalah sebuah hasil dari kerja keras yang besar . Termasuk dalam cara kerja pekerjaan yang sedang kita jalani ,akhirnya sekali lagi Allah Swt telah menjamin setiap manusia sesuai dengan usahanya atau kerja kerasnya . Cara kerja disini termasuk metode kerja yang dijalankan , contohnya kalau ingin cepat kaya kita bisa lakukan korupsi ,dll.

4.Keyakinan : Yakin adalah modal kesuksesan kita termasuk dalam rejeki yang akan kita dapatkan . Keyakinan yang akan mempengaruhi cara berfikir kita dan cara kerja kita . Jika sudah tidak yakin berarti kita sudah mulai ragu-ragu dan akhirnya kegagalan yang akan kita dapat dan keyakinan itu ada hubungan juga dengan Allah Swt , karena seperti dalam sebuah ayat di Al Quran bahwa Allah itu sesuai dengan prasangka hamba-hambanya . jadi bentuk keyakinan yang kuat bahwa Allah Swt akan selalu memberi rejeki .

5.Syukur : dalam sebuah ayat dijelaskan , bahwa " Bersyukurlah kepada Ku maka akan aku tambah nikmat Ku " , Allah Swt akan menambah dan pasti tetap menjamin rejeki kita dengan syarat kita harus selalu bersyukur kepadaNya . Rejeki yang penuh berkah akan kita dapat darinya hanya karena syukur kita .

Mungkin dari 5 bukti tersebut sudah bisa menunjukkan bahwa Allah Swt memang telah menjamin dan menetapkan rejeki dari setiap manusia . Semoga tulisan di atas bermanfaat dan mohon kritik dan sarannya . Terima kasih sudah menyempatkan diri untuk membaca .

Wildan Taufiqur Rahman - LKPMI

Kamis, 14 Juli 2011

Indonesia 100 tahun kedepan

Bismillah ...

Indonesia 100 tahun kedepan ??? Hem... seperti apakah Indonesia pada saat itu ?? apakah semakin baik atau malah sebaliknya semakin mendekati kehancuran ?? , wajarlah jika kita bertanya-tanya tentang Indonesia ke depannya karena kita semua selalu berharap agar negara kita ini selalu lebih dan lebih baik . Sebuah perbaikan hanya akan dapat dihasilkan jika ada manusia-manusia yang ingin melakukan perubahan , bukan hanya sebuah kesadaran diri untuk berubah tapi juga telah terwujud dalam sebuah langkah-langkah perubahan nyata di dalamnya . Seperti salah satu partai politik Nasional Demokrat yang baru saja membentuk suatu gagasan dan wadah baru untuk kemajuan Indonesia yaitu dengan mendirikan sebuah organisasi bernama Garda Pemuda Nasional Demokrat , itu hanyalah sebagian kecil dari organisasi-organisasi di Indonesia yang tujuannya sama yaitu Ingin merubah wajah Indonesia atau bahasa kerennya "Restorasi Indonesia" .

Sebuah perubahan hanya bisa dipimpin oleh pemimpin-pemimpin terbaik , Indonesia ini butuh sosok pemimpin yang memiliki kapasitas besar , tidak hanya dalam politik tapi memang memiliki hubungan yang dekat dengan masyarakat langsung . Sosok pemimpin yang bisa menjadi tauladan masyarakat . Karena sekarang ini kepercayaan masyarakat kepada pemerintah sudah sangat kurang bahkan bisa jadi tidak ada . Saya tidak menyalahkan pemerintah tapi kondisi seperti itulah yang terjadi . Meskipun begitu keyakinan untuk indonesia bisa berubah tetap ada .Api-api perubahan itu akan tetap ada dan sudah bergejolak di tengah semaraknya kehidupan bangsa Indonesia ini . Yang penting adalah bersatu dan bersatu karena sudah banyak sekali kelompok-kelompok , ormas , organisasi yang lahir di negara ini dan masing-masing memiliki metode gerakan yang berbeda tapi tetap satu tujuan yaitu mengubah Indonesia lebih baik kedepannya , dibutuhkan sebuah langkah bersama dan saling menghargai perbedaan yang ada dalam sebuah gerakan-gerakan reformasi, intinya adalah persatuan jangan mengutamakan ego masing-masing kelompok . Akhirnya bisa disimpulkan bahwa untuk merubah Indonesia ini adalah dengan persatuan seperti ketika zaman perjuangan untuk mendirikan negara yang merdeka . Rasa persatuan adalah kunci yang akan membentuk sebuah ideologi bersama dalam diri bangsa Indonesia , melahirkan jati diri yang kuat dan keberanian kuat untuk berubah .

Indonesia 20 tahun ke depan bisa lebih baik dan itu dimulai dari sekarang !!! kalau mengikuti kalimat Bunda Marwah Daud Ibrahim , "Indonesia !!! sudah lebih baik !!! . Tulisan-tulisan di atas hanya sebuah gagasan yang harus di sampaikan yang lahir dari sebuah pemikiran-pemikiran kecil tentang bangsaku dan negeriku yang tercinta . Kita kawal perubahan mulai dari diri kita , keluarga kita , sahabat-sahabat kita , masyarakat kita dan NEGARA KITA !!! . Indonesia pasti bisa !!!



Wildan Taufiqur Rahman - LKPMI (Lembaga Keilmuan Pengembangan Masyarakat Indonesia)

Sabtu, 02 Juli 2011

Bakti untuk Negeri !!!


Dengan Selalu Mohon Petunjuk Nya ...

Melihat keadaan Indonesia sekarang ini , yang salah satu jalan keluarnya untuk menuntaskan permsalahan yang ada adalah dibutuhkan gerakan dari para pemuda bangsa ini maka saya Wildan Taufiqur Rahman , Mahasiswa Ilmu Sejarah Universitas Airlangga ,dengan rendah hati berniat dan berusaha mendirikan sebuah lembaga yang memiliki tujuan ke depan yaitu membangun Indonesia lebih baik . Mungkin akan dimulai dari perkumpulan-perkumpulan kecil terlebih dahulu atau sebuah organisasi . Maka dari itu saya berniat untuk membuka forum atau sebuah diskusi kecil secara online atau bertatap langsung, dan mengharapkan kepada saudara-saudara ku sekalian untuk bisa bergabung dalam organisasi ini dan bisa ikut mendukung terbentuknya LKPMI (Lembaga Keilmuan Pengembangan Masyarakat Indonesia ) , akan dibentuk struktur kepengurusannya jika telah ada saudara-saudara ku yang telah mendaftarkan diri dan siap untuk berperan penting dalam organisasi ini .

Terbuka untuk semua ,para Leader Muda Indonesia , yang berjiwa muda dan ingin memberikan sumbangsih yang besar untuk kemajuan negeri ini !!! jadi saya tunggu dan mari kita bergerak bersama untuk kebaikan dan kemajuan Indonesia ... Untuk Indonesia !!!

(Sangat dibutuhkan saran dan komentar dari saudara - saudara ku sekalian , merintis bersama untuk kebaikan bersama )

Pendaftaran Para Leader Muda Indonesia untuk organisasi ini :

Nama :

Alamat :

Status : (Bekerja/Mahasiswa/SMA)

Hp :

Email :

Fb :

Motto Hidup :

Kata2 motivasi :

Harapan untuk Indonesia ke depannya :

Untuk Saran,komentar :

Email : Kandangan.03@gmail.com

Fb : Wildan Taufiqur Rahman

Blog :wtaufiqurindonesiabisat.blogspot.com

Pendaftaran bisa langsung ke :

Email : Kandangan.03@gmail.com

Fb : Wildan Taufiqur Rahman

Untuk Indonesia !!!! Lebih Baik dan Lebih Baik !!!

Terima Kasih Atas Perhatiannya .

Founder LKPMI - Wildan Taufiqur Rahman

Jumat, 01 Juli 2011

Indonesia : Lebih Baik dan Terbaik

Dipublikasikan pada 19 April 2010

Nama : Wendy Achmmad Mustaqim
Alamat Blog : www.macnature.com
JUARA 2 Kontes Blog Mimpiku Untukmu Indonesiaku

“Ketika sebuah bangsa berdiri, pasti ada suatu tujuan bersama untuk menggapai suatu impian. Impian itu pasti berisi harapan-harapan baik dan sebuah prestasi yang membanggakan. Tak hanya itu, impian sebuah bangsa pastinya adalah menjadikan warganya memiliki kepastian hidup dan kebahagiaan.”

Paragraf diatas hanyalah sedikit kata-kata sebagai bahan renungan kita sebagai salah satu komponen Bangsa Indonesia. Sebagai bangsa yang sudah merdeka sejak tahun 1945, maka perlulah kiranya kita melihat kilas balik mengenai lika-liku kehidupan bangsa kita. Semua menjadi rangkaian peristiwa yang akan tertuliskan dalam buku waktu pergantian zaman.

Belajar dari masa lalu bangsa Indonesia, saya dan setiap warga negara Indonesia pasti memiliki banyak sekali harapan-harapan. Harapan-harapan yang memimpikan Bangsa Indonesia lebih baik dan menjadi yang terbaik. Meskipun pengertian bangsa yang baik itu relatif, saya akan berbagi sedikit mengenai apa yang kiranya akan manjadikan bangsa Indonesia ini bangsa yang lebih baik dan terbaik.

Nah, kita tahu jika kemajuan suatu bangsa tidak hanya tergantung pada satu hal saja. Faktor-faktor kesuksesan suatu bangsa untuk menjadi lebih baik sangatlah beragam. Mulai dari aspek ketatanegaraan hingga aspek-aspek dasar yang harus dipegang setiap warganya. Hal tersebut merupakan konsep dasar yang sangat penting dalam membangun bangsa.

Berawal dari beberapa hal di atas, banyak hal-hal yang menjadi harapan saya bagi bangsa Indonesia kedepan, agar Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik dan terbaik untuk semuanya. Berikut adalah beberapa harapan atau impian saya untuk bangsa kita ini demi kebaikan masa depannya.

Persatuan, Modal Utama Kemajuan Bangsa

Indonesia sebagaimana kita tahu adalah suatu bangsa yang multikulturalis. Multikulturalis artinya adalah sebuah bangsa yang terdiri dari berbagai macam komponen masyarakat, baik asal maupun adat istiadatnya. Hal tersebut sangat brkaitan dengan semboyan bangsa kita, yaitu Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu. Oleh karena itulah persatuan menjadi suatu modal yang mutlak harus dipenuhi dalam mencapai kemajuan.

Berawal dari hal di atas, sekaligus melihat kondisi apa yang terjadi beberapa tahun terakhir, saya ingin Indonesia merubah segalanya. Maksud merubah segalanya disini bukan kita berubah jadi apa, akan tetapi menyusun kembali kekuatan persatuan yang saya rasa agak luntur beberapa tahun belakangan. Kurangnya rasa persatuan dapat kita lihat dengan adanya beberapa gerakan separatis, yang memicu perpecahan antara sesama bangsa Indonesia. Oleh karena itu, saya harap bangsa kita dapat menyusun kembali rasa persatuan. Hal tersebut penting karena masalah internal berkaitan dengan persatuan akan mengurangi konsentrasi, terutama pemerintah, dalam halnya mengembangkan bangsa Indonesia.

Dan jika kita berpedoman pada peribahasa, ”bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh”, tidak ada keraguan lagi tentang perlunya mewujudkan persatuan secepatnya. Lidi berjumlah seratus akan mudah dipatahkan jika tidak disatukan, namun jika semuanya diikat oleh suatu tali, pastilah akan susah untuk dipatahkan. Begitu pula bangsa kita, jika masing-masing berdiri sendiri dan tidak mau bersatu, pastinya akan mudah patah semangat. Namun, hal ini akan berbeda bila semua orang terikat satu rasa dan bersama-sama mewujudkan cita-cita negara.

Pendidikan, Go Internasional

Beberapa kejuaraan internasional telah kita raih. Baik Olimpiade hingga kontes dalam bidang teknologi. Namun, hal itu rupanya belum juga berhasil meningkatkan pendidikan taraf rata-rata tingkat pendidikan nasional. Pendidikan kita masih dianggap tertinggal jauh dengan negara-negara berkembang lainnya.

Pendidikan, Go Internasional disini bukan hanya sebatas beberapa orang mencetak prestasi di tingkat internasional. Akan tetapi hal ini lebih cenderung terhadap pelaksanaannya, yaitu sistem pendidikan kita yang harus lebih dikembangkan lagi.

Jika kita lihat, banyak perbedaan yang dapat kita lihat dalam pelaksanaan sistem dan praktik dalam pendidikan Indonesia. Meskipun merubah paradigma pendidikan merupakan suatu hal yang sangat sukar, namun tidak ada salahnya jika ada beberapa target yang perlu kita tuliskan.

Berkaitan dengan sistem pendidikan, terutama kurikulum, saya rasa kurikulum yang ada saat ini masih kurang mampu mengembangkan konsep siswa. Oleh karena itu, perlu adanya sistem yang menerapkan belajar memahami konsep, bukan belajar untuk menghafal. Salah satu caranya adalah pendidikan spesifik, maksudnya disini adalah pendidikan dengan sistem yang mencontoh beberapa negara maju. Setiap anak dididik untuk menguasai suatu bidang ilmu hingga benar-benar menguasai dan mampu mempraktekkannya. Jadi ada sedikit perbedaan dengan apa yang ada di Indonesia saat ini, yang mana siswa benar-benar dituntut untuk dapat mengetahui hampir semua pengetahuan. Hal tersebut tentunya kurang efektif dalam mengembangkan kreativitas dan pola pikir, karena pendidikan seolah malah menjadi beban, bukan menjadi minat dan keinginan dari siswa itu sendiri.

Hal tersebutlah yang mengantarkan konsep pendidikan, Go Internasional. Selain prestasi, namun metode yang diterapkan pun sebaiknya mencontoh negara-negara dengan taraf pendidikan tinggi. Namun, hal ini perlu peran serta dari seluruh komponen masyarakat, pemerintah, dan siswanya sendiri. Jika bersungguh-sungguh pasti suatu saat nanti konsep ini bukan hanya sekedar konsep, tapi benar-benar terwujud sebagai impian yang menjadikan bangsa kita lebih baik.

Indonesia, Bangsa Disiplin

Ada banyak orang yang mengatakan, disiplin adalah kunci sukses. Namun, rupanya hal tersebut bukan ucapan belaka, melainkan sebuah kenenaran. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya beberapa negara lain, yang benar-benar menerapkan budaya disiplin, akhirnya mereka berhasil memajukan negaranya.

Akan tetapi, hal ini merupakan salah satu masalah mendasar yang ada pada kita. Bahkan ada yang mengatakan ”Waktu Indonesia Ngaret”, dan hal tersebut sebenarnya adalah hal yang sangat kurang mengenakkan. Ungkapan tersebut mungkin ada benarnya juga, akan tetapi pastinya kita berharap lebih baik dari itu. Dengan pemahaman pendidikan yang baik dan usaha, tentunya perwujudan disiplin bukan sekedar cita-cita bangsa kita. Lebih baik jika kita juga mulai membiasakan diri untuk mendisiplinkan diri, agar harapan ”Indonesia, Bangsa Disiplin” bisa kita lihat secepatnya.

Pemerintahan Terbebas dari Budaya Korupsi

Sudah jelas budaya ini masih besar adanya di negara kita. Lagipula, budaya ini adalah budaya yang benar-benar mengganggu proses pembangunan bangsa kita. Korupsi yang ada bukan hanya korupsi dari segi materi, namun kadang waktu pun kita korupsi. Oleh karena itulah dengan konsep yang berkaitan dengan disiplin, korupsi waktu pasti bisa kita kurangi.

Selain itu, menurut saya, harapan ini adalah harapan seluruh warga negara Indonesia. Bukanlah sebuah rahasia bila semua orang bermimpi mengenai pemberantasan korupsi. Hal tersebut wajar karena cap negara Indonesia yang termasuk salah satu negara terkorup di dunia. Namun, sekali lagi hal itu pasti bisa terwujud dengan peran serta kita, minimal melatih diri sendiri untuk menghindari korupsi meskipun dalam hal-hal yang sangat kecil.

Mulai sekarang? Bisakah?

Inilah pertanyaan mendasar yang menghinggapi kita. Bagaimanapun sebuah mimpi untuk Indonesia ini harus benar-benar kita laksanakan. Agar tujuan utama kita, yaitu bangsa yang lebih baik dan terbaik bisa kita capai secepatnya.

Berkaitan dengan hal di atas, saya pernah membaca semboyan yang sangat mengesankan, yaitu

“Besok adalah kepunyaan orang malas”

Wah, sungguh hebat semboyan ini. Betapa berarti waktu disetiap roda kehidupan seseorang yang benar-benar memegang prinsip tersebut.

Oleh karena itu, alangkah baiknya jika kita semua menanamkan prinsip tersebut dalam diri kita, khususnya dalam hal menjadikan Bangsa Indonesia yang lebih baik dan terbaik. Hal ini cukup menarik karena rahasia kesuksesan adalah dengan menjadikan tindakan secepatnya. Sebelum terlarut-larut dalam kondisi, yang dirasa oleh sebagian orang belum memuaskan, bangsa kita ini.

Dengan kesadaran diri, mari kita mulai beraksi untuk mengabdikan diri demi kemajuan Indonesia, dalam menggapai mimpi-mimpi bersama. Seperti yang mungkin telah saya singgung di atas, saatnya kita memulai dengan membiasakan diri kita untuk mulai bangga dengan Indonesia. Hal tersebut merupakan dasar kita mempunyai mimpi, karena takkan mungkin ada mimpi tanpa ada sesuatu yang merasuk dalam pikiran dan angan kita. Kita dapat memulainya dengan menerapkan prinsip ”Akulah Indonesia, Aku Bangga dengan Indonesia, dan Aku Punya Mimpi tentang Indonesia”. Jika kata-kata tersebut merupakan pedoman kita dalam mengabdi terhadap bangsa dan negara. Cukup dengan mengatakannya dengan penuh perenungan, maka anda akan mendapatkan kembali rasa kebanggaan untuk bersama mewujudkan mimpi persatuan, kemajuan, dan keberhasilan Indonesia.

Semoga semua apa yang tertulis di atas bukanlah sebuah tulisan tanpa arti. Semua orang harus mendukung segala hal yang bertujuan untuk kemajuan Indonesia. Ketika itu semua telah terlaksana, beberapa mimpi yang ada di atas, pasti terlaksana. Semuanya adalah untuk Indonesia yang lebih baik dan terbaik, seperti semua mimpi orang terhadap bangsanya. (wam)

Sabtu, 25 Juni 2011

SDM Indonesia dalam persaingan global



PENDAHULUAN

Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, menciptakan struktur baru, yaitu struktur global. Struktur tersebut akan mengakibatkan semua bangsa di dunia termasuk Indonesia, mau tidak mau akan terlibat dalam suatu tatanan global yang seragam, pola hubungan dan pergaulan yang seragam khususnya dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Aspek Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang semakin pesat terutama teknologi komunikasi dan transportasi, menyebabkan issu-issu global tersebut menjadi semakin cepat menyebar dan menerpa pada berbagai tatanan, baik tatanan politik, ekonomi, sosial budaya maupun pertahanan keamanan. Dengan kata lain globalisasi yang ditunjang dengan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi telah menjadikan dunia menjadi transparan tanpa mengenal batas-batas negara. Dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat, masyarakat dunia khususnya masyarakat Indonesia terus berubah sejalan dengan perkembangan teknologi, dari masyarakat pertanian ke masyarakat industri dan berlanjut ke masyarakat pasca industri yang serba teknologis. Pencapaian tujuan dalam bidang politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan cenderung akan semakin ditentukan oleh penguasaan teknologi dan informasi, walaupun kualitas sumber daya manusia (SDM) masih tetap yang utama.

Sumberdaya manusia (SDM) merupakan salah satu faktor kunci dalam persaingan global, yakni bagaimana menciptakan SDM yang berkualitas dan memiliki keterampilan serta berdaya saing tinggi dalam persaingan global yang selama ini kita abaikan. Globalisasi yang sudah pasti dihadapi oleh bangsa Indonesia menuntut adanya efisiensi dan daya saing dalam dunia usaha. Dalam globalisasi yang menyangkut hubungan intraregional dan internasional akan terjadi persaingan antarnegara. Indonesia dalam kancah persaingan global menurut World Competitiveness Report menempati urutan ke-45 atau terendah dari seluruh negara yang diteliti, di bawah Singapura (8), Malaysia (34), Cina (35), Filipina (38), dan Thailand (40).

PEMBAHASAN

1. Sumber Daya Manusia Indonesia

Terkait dengan kondisi sumber daya manusia Indonesia yaitu adanya ketimpangan antara jumlah kesempatan kerja dan angkatan kerja. Jumlah angkatan kerja nasional pada krisis ekonomi tahun pertama (1998) sekitar 92,73 juta orang, sementara jumlah kesempatan kerja yang ada hanya sekitar 87,67 juta orang dan ada sekitar 5,06 juta orang penganggur terbuka (open unemployment). Angka ini meningkat terus selama krisis ekonomi yang kini berjumlah sekitar 8 juta.
Kedua, tingkat pendidikan angkatan kerja yang ada masih relatif rendah. Struktur pendidikan angkatan kerja Indonesia masih didominasi pendidikan dasar yaitu sekitar 63,2 %. Kedua masalah tersebut menunjukkan bahwa ada kelangkaan kesempatan kerja dan rendahnya kualitas angkatan kerja secara nasional di berbagai sektor ekonomi. Lesunya dunia usaha akibat krisis ekonomi yang berkepanjangan sampai saat ini mengakibatkan rendahnya kesempatan kerja terutama bagi lulusan perguruan tinggi. Sementara di sisi lain jumlah angkatan kerja lulusan perguruan tinggi terus meningkat. Sampai dengan tahun 2000 ada sekitar 2,3 juta angkatan kerja lulusan perguruan tinggi. Kesempatan kerja yang terbatas bagi lulusan perguruan tinggi ini menimbulkan dampak semakin banyak angka pengangguran sarjana di Indonesia.
Menurut catatan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Depdiknas angka pengangguran sarjana di Indonesia lebih dari 300.000 orang.
Masalah SDM inilah yang menyebabkan proses pembangunan yang berjalan selama ini kurang didukung oleh produktivitas tenaga kerja yang memadai. Itu sebabnya keberhasilan pembangunan yang selama 32 tahun dibanggakan dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 7%, hanya berasal dari pemanfaatan sumberdaya alam intensif (hutan, dan hasil tambang), arus modal asing berupa pinjaman dan investasi langsung. Dengan demikian, bukan berasal dari kemampuan manajerial dan produktivitas SDM yang tinggi. Keterpurukan ekonomi nasional yang berkepanjangan hingga kini merupakan bukti kegagalan pembangunan akibat dari rendahnya kualitas SDM.

Rendahnya SDM Indonesia diakibatkan kurangnya penguasaan IPTEK, karena sikap mental dan penguasaan IPTEK yang dapat menjadi subyek atau pelaku pembangunan yang handal. Dalam kerangka globalisasi, penyiapan pendidikan perlu juga disinergikan dengan tuntutan kompetisi. Oleh karena itu dimensi daya saing dalam SDM semakin menjadi faktor penting sehingga upaya memacu kualitas SDM melalui pendidikan merupakan tuntutan yang harus dikedepankan.
Salah satu problem struktural yang dihadapi dalam dunia pendidikan adalah bahwa pendidikan merupakan subordinasi dari pembangunan ekonomi. Pada era sebelum reformasi pembangunan dengan pendekatan fisik begitu dominan. Hal ini sejalan dengan kuatnya orientasi pertumbuhan ekonomi.

2. Dampak IPTEK Terhadap SDM Indonesia

Pengaruh IPTEK terhadap peningkatan SDM Indonesia khususnya dalam persaingan global dewasa ini meliputi berbagai aspek dan merubah segenap tatanan masyarakat. Aspek-aspek yang dipengaruhi, adalah sebagai berikut :

1. Dampak yang ditimbulkan oleh teknologi dalam era globalisasi, khususnya teknologi informasi dan komunikasi, sangat luas. Teknologi ini dapat menghilangkan batas geografis pada tingkat negara maupun dunia.

2. Aspek Ekonomi.

Dengan adanya IPTEK, maka SDM Indonesia akan semakin meningkat dengan pengetahuan-pengetahuan dari teknologi tersebut. Dengan kemajuan SDM ini, tentunya secara tidak langsung akan mempengaruhi peningkatan ekonomi di Indonesia. Berkaitan dengan pasar global dwasa ini, tidaklah mungkin jika suatu negara dengan tingkat SDM rendah dapat bersaing, untuk itulah penguasaan IPTEK sangat penting sekali untuk dikuasai.

Selain itu, tidak dipungkiri globalisasi telah menimbulkan pergeseran nilai dalam kehidupan masyarakat di masa kini akibat pengaruh negatif dari globalisasi.

3. Aspek Sosial Budaya.

Globalisasi juga menyentuh pada hal-hal yang mendasar pada kehidupan manusia, antara lain adalah masalah Hak Asasi Manusia (HAM), melestarikan lingkungan hidup serta berbagai hal yang menjanjikan kemudahan hidup yang lebih nyaman, efisien dan security pribadi yang menjangkau masa depan, karena didukung oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dampak yang timbul diakibatkannya ikatan-ikatan tradisional yang kaku, atau dianggap tidak atau kurang logis dan membosankan. Akibat nyata yang timbul adalah timbulnya fenomena-fenomena paradoksal yang muaranya cenderung dapat menggeser paham kebangsaan/nasionalisme. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan meningkatnya tanggapan masyarakat atas kasus-kasus yang terjadi dinilai dengan didasarkan norma-norma kemanusiaan atau norma-norma sosial yang berlaku secara umum (Universal internasional).

PENUTUP

Dari uraian diatas mengenai IPTEK dalam upaya peningkatan SDM Indonesia di era globalisasi ini, sudah jelas bahwa dengan adanya IPTEK sudah barang tentu menunjang sekali dalam kaitannya meningkatkan kualitas SDM kita. Dengan meningkatnya kualitas SDM, maka Indonesia akan lebih siap menghadapi era globalisasi dewasa ini.

Perlu sekali diperhatikan, bahwasannya dengan adanya IPTEK dalam era globalisasi ini, tidak dipungkiri juga akan menimbulkan dampak yang negatif dari berbagai aspek, baik aspek ekonomi, budaya maupun imformasi dan komunikasi, untuk itulah filtrasi sangat diperlukan sekali dalam penyerapan IPTEK, sehingga dampak negatif IPTEK dalam upaya peningkatan SDM dapat ditekan seminimal mungkin.

DAFTAR PUSTAKA

www.geogle/SDM Indonesia dalam persaingan global/.co.id

Jumat, 24 Juni 2011

Bakti untuk Negeri !!!



Dengan Selalu Mohon Petunjuk Nya ...

Saya Wildan Taufiqur Rahman , Mahasiswa Ilmu Sejarah Universitas Airlangga , sekarang ini berniat dan berusaha mendirikan sebuah lembaga yang memiliki tujuan ke depan yaitu membangun Indonesia lebih baik . Mungkin akan dimulai dari perkumpulan-perkumpulan kecil terlebih dahulu atau sebuah organisasi . Maka dari itu saya berniat untuk membuka forum atau sebuah diskusi kecil secara online atau bertatap langsung, dan mengharapkan kepada saudara-saudara ku sekalian untuk bisa bergabung dalam organisasi ini dan bisa ikut mendukung terbentuknya LKPMI (Lembaga Keilmuan Pengembangan Masyarakat Indonesia ) .

Terbuka untuk semua ,para pemuda yang berjiwa muda dan ingin memberikan sumbangsih yang besar untuk kemajuan negeri ini !!! jadi saya tunggu dan mari kita bergerak bersama untuk kebaikan dan kemajuan Indonesia ... Untuk Indonesia !!!

(Sangat dibutuhkan saran dan komentar dari saudara - saudara ku sekalian )

Bisa Langsung ke :
Email : Kandangan.03@gmail.com
Fb : Wildan Taufiqur Rahman

Terima Kasih Atas Perhatiannya .



Founder LKPMI - Wildan Taufiqur Rahman

Surat untuk Anak-anak Muda Indonesia



Dari : Anies Baswedan
Hal: Indonesia Mengajar

Saya menulis khusus pada Anda dengan sebuah keyakinan bahwa kita bersama bisa saling dukung demi kemajuan republik dan bangsa kita. Saya yakin karena sejarah sudah membuktikan bahwa Republik ini berdiri, tumbuh, berkembang dan maju seperti sekarang karena ditopang oleh anak-anak muda yang tecerdaskan, tangguh dan energik seperti Anda.

Hari ini kondisi kita jauh lebih maju daripada saat kita menyatakan merdeka. Saat republik berdiri, angka buta huruf adalah 95%. Saya membayangkan betapa beratnya beban para pemimpin republik muda di waktu itu. Mereka harus menggerakan kemajuan dari nol, dari nol besar. Puluhan juta rakyatnya sanggup berjuang dalam revolusi kemerdekaan, tapi tidak sanggup menuliskan namanya sendiri. Hari ini melalui kerja kolektif seluruh bangsa, kita berhasil memutarbalikan hingga tinggal 8% yang buta huruf. Tidak banyak bangsa
besar di dunia yang dalam waktu 60 tahun bisa berubah sedrastis ini.

Itu prestasi kolosal, dan kita boleh bangga. Tapi daftar masalah yang belum terselesaikan masih panjang. Melek huruf adalah langkah awal. Langkah berikutnya adalah akses yang merata, akses untuk setiap anak pada pendidikan berkualitas. Pendidikan berkualitas adalah kunci mengkonversi dari kemiskinan dan keterbelakangan menjadi kemajuan, menjadi bangsa yang cerdas, adil dan makmur.

Garda terdepan dalam soal pendidikan ini adalah guru. Di balik kompleksitas perdebatan yang rumit dan panjang soal sistem pendidikan, soal kurikulum, soal ujian dan semacamnya, berdiri para guru. Mereka bersahaja, berdiri di depan anak didiknya; mereka mendidik, merangsang dan menginspirasi. Dalam himpitan tekanan ekonomi, mereka hadir di hati anak-anak Indonesia. Hati mereka bergetar setiap melihat anak-anak itu menjadi orang di kemudian hari. Setiap ucapan terima kasih adalah tanda atas pahala guru-guru ini. Mereka adalah profesi terpercaya, pada pundak guru-guru ini kita titipkan persiapan masa depan republik ini.

Hari ini kita berhadapan dengan masalah: variasi kualitas guru dan distribusi guru. Menghadapi masalah ini kita bisa berkeluh kesah, menyalahkan negara dan menuding pemerintah. Atau kita gulungkan lengan baju dan berbuat sesuatu. Saya mengajak kita semua untuk turun tangan. Libatkan diri kita untuk mempersiapkan masa depan republik. Untuk kita, untuk masa
depan anak-anak kita dan untuk melunasi janji kemerdekaan: mencerdaskan kehidupan
bangsa.

Saat ini saya dan banyak kawan seide sedang mengembangkan program Indonesia Mengajar, yaitu sebuah inisiatif dengan misi ganda: pertama, mengisi kekurangan guru berkualitas di Sekolah Dasar, khususnya di daerah terpencil; dan kedua menyiapkan lulusan perguruan tinggi untuk jadi pemimpin masa depan yang memiliki pengetahuan, pengalaman dan kedekatan dengan rakyat kecil di pelosok negeri.

Kami mengundang putra-putri terbaik republik ini untuk menjadi Pengajar Muda, menjadi guru SD selama 1 tahun. Satu tahun berada di tengah-tengah rakyat di pelosok negeri, di tengah anak-anak bangsa yang kelak akan meneruskan sejarah republik ini. Satu tahun berada bersama anak-anak di dekat keindahan alam, di pesisir pulau-pulau kecil, di puncak-puncak pegunungan dan di lembah-lembah hijau yang membentang sepanjang khatulistiwa. Saya yakin pengalaman satu tahun ini akan menjadi bagian dari sejarah hidup yang tidak mungkin bisa Anda lupakan: desa terpencil dan anak-anak didik itu akan selalu menjadi bagian dari
diri Anda.

Di desa-desa terpencil itu para Pengajar Muda akan menorehkan jejak, menitipkan pahala; bagi para siswa SD disana, alas kaki bisa jadi tidak ada, baju bisa jadi kumal dan ala kadarnya tapi mata mereka bisa berbinar karena kehadiran Anda. Anda hadir memberikan harapan. Anda hadir mendekatkan jarak mereka dengan pusat kemajuan. Anda hadir membuat anak-anak SD di pelosok negeri memiliki mimpi. Anda hadir membuat para orang-tua di desa-desa terpencil ingin memiliki anak yang terdidik seperti anda. Ya, ketertinggalan adalah baju mereka sekarang, tapi Anda hadir merangsang mereka untuk punya cita-cita, punya mimpi. Mimpi adalah energi mereka untuk meraih baju baru di masa depan. Kemajuan dan kemandirian adalah baju anak-anak di masa depan. Anda hadir disana, di desa mereka, Anda hadir membukakan pintu menuju masa depan yang jauh lebih baik.

Sebagai Pengajar Muda, Anda adalah role model, Anda menjadi sumber inspirasi. Kita semua yakin, mengajar itu adalah memberi inspirasi. Menggandakan semangat, menyebarkan harapan dan optimisme; hal-hal yang selama ini terlihat defisit di pelosok negeri ini.

Bukan hanya itu, selama 1 tahun para Pengajar Muda ini sebenarnya akan belajar. Pengalaman berada di pelosok Indonesia, tinggal di rumah rakyat kebanyakan, berinteraksi dekat dengan rakyat. Menghadapi tantangan mulai dari sekolah yang minim fasilitas, desa tanpa listrik, masyarakat yang jauh dari informasi sampai dengan kemiskinan yang merata; itu semua adalah wahana tempaan, itu pengembangan diri yang luar biasa. Anda dibenturkan dengan kenyataan republik ini. Anda ditantang untuk mengeluarkan seluruh potensi energi Anda untuk mendorong kemajuan. Satu tahun ini menjadi leadership training yang luar biasa. Sukses itu sering bukan karena berhasil meraih sesuatu, tetapi karena Anda berhasil menyelesaikan dan melampaui tantangan dan kesulitan. Setahun Anda berpeluang membekali diri sendiri dengan resep untuk sukses.

Apalagi, kita semua tahu bahwa: You are a leader only if you have follower. Keberhasilan Anda menjadi leader di hadapan anak-anak SD adalah pengalaman leadership yang kongkrit. Biarkan anak-anak itu memiliki Anda, mencintai Anda, menyerap ilmu Anda, mengambil inspirasi dari Anda. Anda mengajar selama setahun, tapi kehadiran Anda dalam hidup mereka adalah seumur hidup, dampak positifnya seumur hidup.

Sesudah satu tahun menjadi Pengajar Muda, Anda bisa meniti karir di berbagai bidang. Anda memulai karir dengan bobot pengalaman dan nilai kepemimpinan yang luar biasa. Saya sering tekankan: your high GPA will get you a job interview, but your leadership gets you the bright future. Setahun menjadi Pengajar Muda tidak akan membuat Anda terlambat dibandingkan kawan-kawan yang tidak menjadi Pengajar Muda. Perusahaan-perusaha an, institusi masyarakat dan lembaga pemerintahan semua akan memandang Anda sebagai anak-anak muda yang cerdas, berpengalaman, kreatif, berkepemimpinan kuat, konstruktif dan grounded. Mereka sangat mencari anak-anak muda seperti itu. Mereka akan membuka lebar pintunya bagi kehadiran Pengajar Muda.

Sejak awal bulan Juni 2010 Gerakan Indonesia Mengajar membuka peluang bagi bakat-bakat muda terbaik bangsa seperti Anda, dari berbagai disiplin ilmu dan dari dalam negeri maupun dari luar negeri, untuk menjadi Pengajar Muda. Sarjana yang direkrut oleh Gerakan Indonesia Mengajar hanyalah best graduate, sarjana-sarjana terbaik: berprestasi akademik, berjiwa kepemimpinan, aktif bermasyarakat, kemampuan yang komunikasi baik.

Sebelum berangkat, Anda akan dibekali dengan pelatihan yang komplit sebagai bekal untuk mengajar, untuk hidup dan untuk berperan di pelosok negeri. Selama menjadi Pengajar Muda, Anda akan mendapatkan gaji yang memadai dan kompetitif dibandingkan kawan Anda yang bekerja di sektor swasta. Anda akan dibekali dengan teknologi penunjang selama program dan jaringan yang luas untuk memilih karier sesudah selesai mengabdi sebagai Pengajar Muda. Selama menjadi Pengajar Muda, Anda tidak akan dibiarkan sendirian. Kami akan hadir dekat dengan Anda.

Seselesainya program ini, Anda meniti karier sebagai anak-anak terbaik bangsa. Dalam beberapa tahun kedepan, Anda menjadi garda terdepan Indonesia di era globalisasi baik di sektor swasta maupun publik. Kelak Anda menjadi pemimpin di bidang masing-masing dengan kompetensi kelas dunia dan ditopang pemahaman mendalam tentang bangsa sendiri. One day you become world class leader, but grounded and strong roots in the heart of the nation. Suatu saat mungkin Anda menjadi CEO, menjadi guru besar, menjadi pejabat tinggi atau yang lainnya, saat itu di posisi apapun, Anda selalu bisa mengatakan bahwa “Saya pernah hidup di desa terpencil dan mengabdi untuk bangsa ini”; hari ini kita bisa dengan mudah menghitung berapa banyak kalangan sipil yang sanggup mengatakan kalimat itu.

Di atas segalanya, program ini menawarkan kesempatan untuk setahun mengajar, seumur hidup menginspirasi anak bangsa. Setahun menempa diri, seumur hidup memancarkan gelora kepemimpinan.

Saya menggugah, sekaligus menantang Anda. Saya mengajak Anda untuk bergabung bersama Indonesia Mengajar. Menjadi bagian dari ikatan untuk membangun Indonesia kita.

Salam hangat,
Anies Baswedan
anies.baswedan@ indonesiamengajar.org